#Blogging for Human

Jumat, 15 Februari 2013

Ketika Gelar Menuntut Bayaran

Pernahkah kalian perhatikan, berapa lulusan Sarjana di negara kita ini setiap tahunnya? Dan apakah dengan ribuah lulusan Sarjana tersebut sudah dapat membantu meningkatkan perekonomian negara ini?

Kita tidak bisa menyalahkan pendidikan karena pendidikan itu penting yang membuat seseorang lebih mengetahui apa yang belum ia ketahui.

Tradisi di negara ini memang begitu runyam, lihat saja dilowongan-lowongan pekerjaan pasti semua tertulis dengan syarat minimal pendidikan yang tinggi.

Anehnya, meskipun seperti itu banyak sekali yang tidak diterima kerja meskipun mereka sudah memiliki Gelar yang tinggi. Kalaupun diterima itupun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

Memang benar, rejeki sudah diatur oleh Allah, tetapi kita juga tidak boleh hanya bergantung pada satu faktor saja. Di luar sana masih banyak orang yang mengandalkan gelar hanya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik.

Namun sayangnya gelar tersebut hanyalah gelar yang digunakan untuk mendapatkan penghargaan yang maksimal tanpa dibekali dengan skill yang benar-benar mendukung gelar tersebut.

Gelar pun hanya seonggok gelar jika kita tidak memiliki skill yang matang untuk gelar tersebut.

Bagi seorang karyawan ini adalah sebuah PR tersendiri jika ingin digaji lebih besar. Sistem penggajian yang didasarkan atas Gelar membuat karyawan yang tak bergelar menjadi kehilangan peluang jika dia tak menjalani pendidikan yang lebih tinggi lagi. Dan parahnya hanya karena itu (gaji tinggi) mereka melanjutkan study yang prosesnya pun asal-asalan yang terpenting outputnya memiliki gelar yang lebih tinggi.

Inilah fakta di negara ini, mereka yang sebenarnya memiliki skill dan punya talenta namun tidak memiliki gelar menjadi tersingkir dan terpaksa menjadi bawahan.

Lalu bagaimana solusi untuk semua ini. Solusinya adalah perubahan. Perubahan tentang mindset semua itu. Bahwa tidak selamanya gelar berujung pada keberhasilan. Keberhasilan akan tercapai jika kita selalu berusaha. Dan lebih-lebih jika kita memiliki keahlian khusus yang jarang orang memiliki, kita pun dapat menggunakannya untuk membuat kehidupan kita lebih baik dan bahagia.

Dan solusi yang paling utama ada berwirausaha, karena selain kita dapat berdikari, kita juga dapat membuat sebuah lapangan kerja baru.



loading...
Ketika Gelar Menuntut Bayaran 4.5 5 Adi Firmansyah Jumat, 15 Februari 2013 Pernahkah kalian perhatikan, berapa lulusan Sarjana di negara kita ini setiap tahunnya? Dan apakah dengan ribuah lulusan Sarjana tersebut ...
Jumat, 15 Februari 2013Jumat, Februari 15, 2013

Ketika Gelar Menuntut Bayaran

4.5 out of 5 based on 24 ratings. 5 user reviews:

Bagi yang kesulitan untuk mengirim komentar di blog ini, silahkan baca ini Cara Mengirim Komentar Melalui Disqus Comment System

0 komentar pengunjung:

Poskan Komentar

*Centang "Beri Tahu Saya" untuk mendapatkan notifikasi di email kamu kalau Komentar kamu sudah mendapat balasan dari ku.

*Jika tidak memiliki akun Google, silahkan pilih Name/URL, jangan Anonymous. Komentar dengan Anonymous tidak akan ditampilkan.


*Komentar tidak langsung muncul, karena akan saya moderasi terlebih dahulu.

*Segala bentuk komentar SPAM/Iklan tidak akan ditayangkan.

*Komentarlah sesuai dengan topik artikel di atas (Bisa Kritik/Saran/Kesan/Pertanyaan)

*KOMENTAR MODEL (Like, Nice Article, Thanks infonya, dll) yang hanya bertujuan untuk mendapatkan BACKLINK, tidak akan di APPROVE. Jika ingin mendapatkan BACKLINK dari blog ini silahkan hubungi saya untuk kerjasama SPONSORED POST.