Senin, 08 Mei 2017

Review : Keanehan di Official Music Video "Virzha - Sirna"

Oke, kali ini saya mau nyoba mereview salah satu music video dari penyanyi yang cukup lucu kalau pas di acara TV "The Comment". Yak betul, dia Virzha, penyanyi jebolan Indonesian Idol, tahun berapa yak? Lupa saya. Tapi yang jelas kemunculan Virzha ini mencuri perhatian Ahmad Dhani. Nggak tau kalau mas anang. Mungkin dia juga yes...

Dari semua lagu-lagu yang Virzha nyanyikan, ada satu lagu yang tertarik untuk saya dengarkan, yaitu lagu yang berjudul "Sirna". Menurut saya lagu ini dapet banget, liriknya mudah, aransemen lagunya pas, dan bikin baper kaum hawa. :p

Single yang dirilis pada bulan Februari ini, kalau dari sudut pandang saya pribadi menceritakan tentang sebuah perpisahan. Dimana ada seseorang yang sudah mengharapkan orang lain untuk hidup bersama tetapi faktanya tidak bisa bersama. Padahal dulunya pernah berucap janji untuk bersama. Ah baper kan :))

Tapi perpisahan di sini tidak dijelaskan penyebabnya. Dan itu biar menjadi imajinasi masing-masing pendengar. Mungkin ada yang berimajinasi perpisahannya karena salah satu diantaranya selingkuh, atau ada yang berimajinasi karena salah satunya telah meninggal dunia. Seperti yang ada di official music video nya.

Sudah nonton music video lagu Sirna - Virzha inikah?

Official Music Video "Virzha - Sirna"

Saya pun baru kemarin menontonnya di YouTube. Sayangnya saya kurang puas dengan music video itu. Karena di situ ada beberapa keanehan yang nggak masuk akal. Apa keanehan itu?

Sebelum melihat keanehan yang ada di Official Music Video Virzha - Sirna, saya coba ceritakan yang disampaikan di music video itu.

Jadi dalam music video itu, menceritakan dua sejoli yang akan menikah dan bakal melaksanakan akad nikah. Mempelai pria diperankan oleh Virzha sedangkan mempelai wanita saya kurang tahu itu siapa (kalau ada yang tahu plis komen di bawah). Dalam video itu diperlihatkan kedua mempelai sedang bersiap-siap merias diri, setelah kedua mempelai siap, mereka menuju ke tempat akad nikah untuk melangsungkan akad nikah tentunya.

Mempelai wanita keluar dengan didampingi seorang bapak yang mungkin itu ayahnya.

Saat sudah di tempat akad nikah, mempelai wanita menyapa para tamu undangannya, senyum-senyum kadang say hello ke salah satu tamu. Mungkin dia teman dekatnya. :)

Tetapi tiba-tiba raut wajah mempelai wanita ini berubah, dari yang awalnya senyum bahagia menjadi was-was penuh cemas. Sang ayah pun melihat jam tangannya dan sepertinya sedang berpikir mengapa sampai jam segini mempelai pria belum datang juga. Apakah dia pesan ojek online dulu, atau mungkin lagi demam akad. Tidak ada yang tahu.

Mempelai wanita pun mencoba meneleponnya, tetapi tidak ada jawaban. Akhirnya ayahnya pergi entah kemana. Tetapi nampaknya menemui seseorang yang memberikan kabar buruk.

Ketika ayahnya meninggalkan mempelai wanita, tiba-tiba Virzha menampakkan diri, si mempelai wanita lalu berjalan ke depan perlahan lalu menangis dalam pelukan sang ayah karena mendapatkan kabar kalau mempelai prianya sudah tiada.

Di dalam video ini Virzha (mempelai pria) menampakkan diri sebagai arwah. Ini terbukti ketika berpapasan dengan mempelai wanita, tidak menabraknya tetapi malah tembus begitu saja. Serem yak.

Ternyata mempelai pria ketika dalam perjalanan menuju rumah mempelai wanita, dia mendapatkan masalah. Saat di jalan dia melihat seorang ibu-ibu tengah di jambret sama dua orang, lalu Virzha (mempelai pria) mencoba untuk menolong ibu ini. Naas memang, bukannya berhasil tetapi si Virzha malah ditodong pistol sama salah satu penjambret, dan dooor.... Virzha pun tertembak di bagian dada kirinya dan meninggal.

Sirna lah harapan untuk bisa menikah bersama, membangun keluarga yang sakinah mawadah warahmah.

Seperti itu cerita yang dibangun di video tersebut. Video tersebut diunggah pada 5 Mei 2017 oleh Alfa Records label dari Virzha. Dan ketika artikel ini ditulis sudah ada sekitar 210.000 viewers.

****
Sayangnya ada sebuah keanehan yang ada di music video tersebut.

Virzha Sudah Meninggal, Tapi Tamu Kok Bisa Melihat?

Mungkin sebagian penonton menyadari kalau Virzha sudah meninggal ketika mempelai wanita bisa menembus tubuh Virzha. Dari situ berarti Virzha datang sudah berupa arwah. Yang namanya arwah, pasti tidak ada manusia yang bisa melihatnya.

Video "Virzha - Sirna"

Namun, di video itu beberapa tamu justru melihat ke arah Virzha. Momen itu terjadi di menit ke 2:17 - 2:20. Para tamu sadar kedatangan Virzha dan ia menoleh ke Virzha yang menghampiri mempelai wanita. Padahal kan Virzha sudah meninggal, kenapa tamu melihat Virzha? :D

Music Video "Virzha - Sirna"

Lalu dimenit ke 2:38 juga seperti itu, ketika Virzha (mempelai pria) sudah berpapasan dengan mempelai wanita, para tamu pun juga malah melihat Virzha. Padahal kan sudah jelas di situ keadaan Virzha sudah berupa arwah. :D

Music Video "Virzha - Sirna"

Banyak penonton yang kurang memperhatikan, tetapi kalau di lihat detail itu bikin aneh. Dan menurut saya sayang banget. Padahal lagunya sudah keren, tetapi music video nya kurang greget.

Mungkin para extras talentnya kurang dibriefing kali ya kalau si Virzha dalam video ini posisinya sudah meninggal.

Ya itulah yang namanya pembuatan sebuah karya. Tidak bisa 100% sempurna. Kalau menurut mu gimana sob :D Jangan-jangan kalian juga baru sadar sekarang ya? >_<

Ya udah gitu aja review dari saya, kesimpulannya adalah model wanitanya cantik. udah gitu aja. :D Ya namanya juga model...

Jumat, 05 Mei 2017

Begini Cara Mengubah (Convert) MBR Disk ke GPT Disk

Saya punya pengalaman bagaimana mengubah atau convert hard disk dari MBR Disk ke GPT Disk. Jadi waktu itu saya sedang dimintai tolong sama seorang kawan untuk mengganti OS laptopnya ke Windows 10. Sedangkan sebelumnya ia sudah menggunakan Windows 8. Katanya sih biar sama punya saya dan biar kekinian. Hehehe.

Tetapi yang jadi masalah adalah saya belum pernah install Windows 10 secara langsung (fresh install). Punya saya kemarin hasil upgrade dari Windows 7 ke Windows 10. Tetapi sebagai seorang anak IT, masalah itu kecil lah. Install Windows mah caranya ya cuma gitu semua. :D Tinggal next..next..next.

Beruntungnya kawan saya sudah membawa master Windows 10 nya, jadi saya tinggal install saja.

Langsung deh saja install seperti biasa. Tetapi ketika sudah masuk ke pilihan memilih partisi yang akan diinstall Windows 10, saya mengalami kendala. Yakni muncul notifikasi :

Windows cannot be installed to the disk. The selected disk has an MBR partition table. On EFI system, Windows can only be installed to GPT disk.

Eng ing eng... kenapa ini? Saya agak bingung, karena belum pernah juga mengalami masalah seperti ini. Saya coba tenangkan diri dan baca pelan-pelan notif itu, dan intinya adalah Windows 10 ini tidak bisa diinstall di partisi tersebut. Karena partisi yang dipilih memiliki format MBR disk, dan solusinya supaya bisa diinstall Windows 10 adalah di convert ke GPT disk.

Namun sebelumnya saya akan coba jelaskan dulu apa itu GPT disk.

Begini Cara Mengubah (Convert) MBR Disk ke GPT Disk

GPT (GUID Partition Table) merupakan standart layout tabel partisi pada sebuah harddisk yang telah memakai Global Unique Identifier. Bisa dibilang GPT ini adalah pembaharuan dari MBR (Master Boot Record). Karena MBR sendiri memiliki banyak keterbatasan di dalamnya, salah satunya ya ketika akan diinstall sistem operasi terbaru seperti Windows 10. Dan saat ini di perangkat komputer terbaru, sudah menggunakan format GPT.

Karena sebelumnya juga belum pernah mengubah MBR disk ke GPT disk, akhirnya saya coba browsing dulu daripada mengeluarkan jurus sok tahu nanti malah salah mulu.

Akhirnya proses install saya cancel dulu dan kembali masuk ke Windows 8 untuk melakukan convert dari MBR disk ke GPT disk. Saya menemukan cara seperti ini :

Masuk ke Disk Management. lalu pilih partisi yang akan diubah lalu hapus dan convert ke GPT disk. Sayangnya cara ini sangat berisiko untuk kehilangan data. Kan nggak mau kita kehilangan data?

Untuk itu saya coba cara lain dengan menggunakan software EaseUS Partition Master Free.

Kalau kamu juga punya masalah seperti saya ini, silahkan unduh dulu software tersebut.

Oke, saya anggap kamu sudah punya software itu dan menginstallnya di komputer kamu masing-masing.

Cara yang harus dilakukan adalah :

1. Buka EaseUS free partition software lalu pilih MBR disk yang ingin kamu ubah ke GPT disk. Pastikan itu benar, jika sudah kamu bisa klik kanan lalu pilih Convert MBR to GPT.

Convert MBR to GPT


2. Kemudian pilih Apply dan dengan cepatnya kamu akan berhasil mengubah MBR disk ke GPT disk tanpa kehilangan data yang kamu miliki.

 MBR Disk ke GPT Disk


Nah, mudah kan ya. Ternyata hanya menggunakan dua langkah saja. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di video berikut :



Setelah di convert ke GPT, akhirnya saya bisa melanjutkan install Windows 10 di laptop kawan saya. Dan akhirnya bisa diinstall tanpa kendala lagi.

So, buat kamu juga punya masalah seperti di atas, boleh dicoba pakai cara itu. Saran saya pakai EaseUS Partition Master saja, karena software ini sangat mudah digunakan dan ternyata lengkap, tidak hanya untuk mengatasi MBR ke GPT saja, tetapi juga masalah-masalah dengan partisi hard disk yang kamu miliki.

Makanya saya selalu siap dengan software ini, jadi ketika nanti ada masalah entah dari laptop saya atau kawan saya, bisa segera diatasi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Rabu, 03 Mei 2017

Review Sepatu Lari dari Eagle: Striker vs Vortex

Saya bukanlah orang yang gila dengan olahraga lari. Bukan seperti orang-orang yang sering hunting lomba lari hingga ke berbagai kota bahkan manca negara. Saya hanyalah orang yang memilih lari untuk kebutuhan olahraga saya.

Ya karena lari termasuk olahraga yang mudah dilakukan di mana saja dan kapan saja. Nggak perlu ngumpulin 11 temen juga sih. Jadi itulah mengapa saya memilih lari.

Modal yang dibutuhkan pun juga modal dengkul. Iya bener kan, modal dengkul, kalau dengkul mu sakit mana bisa buat lari. :D Paling pol modalnya itu cuma sepatu lari.

Untuk sepatu lari, saya juga bukan tipe orang yang harus punya sepatu lari yang mahal dari brand luar itu. Karena ya saya sadar, kebutuhan lari saya paling ya cuma buat keliling dusun. Jadi untuk sepatu lari saya butuh yang standart sepatu lari pada umumnya saja.

Nah, kali ini saya ingin mereview sepatu lari yang baru saja saya miliki, yaitu sepatu lari tipe Striker dan Vortex.

Sepatu Lari dari Eagle: Striker vs Vortex

Dua sepatu lari ini adalah sepatu dari Eagle, beda varian saja. Kamu tau kah Eagle? Kalau ke toko-toko sepatu pasti banyak kok ditemui brand ini. Ya namanya juga brand terkenal, jadi wajar kalau di toko-toko banyak.

Kenapa saya memakai Eagle?

Yang pertama jelas karena saya diberi kesempatan oleh Eagle untuk mencoba sepatu ini. Lalu alasan lain yang tak kalah penting adalah sepatu ini adalah buatan Indonesia. Ya, saya sangat menyukai produk-produk Indonesia. Ini sebagai bentuk cinta saya untuk Indonesia.

Saya lebih bangga menggunakan produk Indonesia, daripada menggunakan produk brand luar tetapi belinya yang KW. :D Kan sekarang banyak itu anak-anak muda yang pengen eksis dan gengsi tapi nggak gaplok duit, jadi beli yang KW, yang penting mereknya itu. :D Kalau saya sih nggak, pakai Eagle ini udah bangga banget, yang penting produk asli Indonesia.

First Looks

Meskipun ini produk lokal, tetapi saya cukup asik melihat tampilannya. Pertama kali melihat sepatu ini, saya sangat suka dengan desainnya. Meskipun terlihat kekar, tetapi ternyata sepatu ini ringan sob. Berarti ini memang sepatu lari. :D

Dan meskipun ini sepatu lari, kalau dilihat-lihat cocok juga buat maen.

Owh, saya mau jelasin dulu bedanya Striker dan Vortex ini.

Striker ini masuk di varian MAXIRUN, jadi termasuk sepatu larinya para pelari 'beneran' jarak jauh, suka sprint. Sepatu Eagle di MAXIRUN ini dikhususkan untuk orang-orang yang memang sering aktivitas lari. Tetapi bukan berarti yang bukan pelari beneran nggak boleh pakai sepatu yang ini lho...

Sedangkan untuk Vortex, sepatu ini masuk dalam kategori FREERUN. Artinya ya dikhususnya untuk orang yang sekedar lari untuk kebutuhan saja, seperti saya ini.

Hal ini terlihat dibagian sole sepatunya. Untuk Vortex ini memang desain permukaan sole yang lebih rata. Berbeda dengan Striker yang desain permukaan sole ada lengkungannya.

Sole Sepatu Eagle

Saya pun mencoba membandingkan dua sepatu ini yang sama-sama punya ukuran sepatu 42. Dan setelah saya timbang, untuk sepatu lari Striker sedikit lebih berat dari Vortex, yaitu sekitar 280 gram (untuk 1 sepatu, bukan 1 pasang). Sedangkan yang Vortex sekitar 260 gram.

Meskipun ada selisih beratnya, tetapi sepatu ini termasuk sepatu lari yang ringan.

Materials

Berat dari sepatu ini beda karena memakai bahan yang berbeda. Untuk sepatu lari Striker Eagle, menggunakan bahan : Lite-tech Midsole High Quality Rubber, Soft Collar Lining Material, Midsole stabilizer Support, Breathable Upper dan Ultra Fit Insole.

Sepatu Striker

Sedangkan untuk sepatu lari Vortex menggunakan bahan Lite-Weight Natural Outsole, Soft Collar Lining Material, Breathable Upper, dan High Quality Rubber.

Vortex

Pembedanya adalah teknologi yang di sole sepatunya. Striker memiliki teknologi sole yang lebih baik, ya karena memang dikhususkan untuk pelari.

Lalu yang saya suka dari kedua sepatu lari ini adalah bagian atas dan samping yang terbuat seperti dari jaring-jaring gitu. Intinya sepatu ini tidak tertutup rapat, masih ada bagian yang bercelah. Sehingga sangat nyaman untuk menjaga suhu dan keringat yang muncul ketika lari.

Feels

Yang cukup membuat saya kaget adalah ketika sudah menggunakan sepatu ini. Jika tadi dalam hitung-hitungan yang Vortex lebih ringan, tetapi setelah digunakan yang Striker justru malah lebih ringan saat dipakai.

Entah ini karena pengaruh teknologi sole atau dari desain lainnya. Yang jelas menurut saya, yang Striker ini lebih ringan dipakai. Mungkin ini yang membedakan antara sepatu untuk pelari beneran dan untuk pelari yang sekedar kebutuhan. hehehe.

Saya juga sudah mencoba keduanya, dan kedua ini empuk. Sole nya benar-benar nyaman saat digunakan. Kalau sole bagian bawah itu diketuk, itu emang keras, tetapi setelah dipakai kok empuk ya. :D Beneran ini nggak bohong. Jadi ini memang benar-benar sepatu lari yang mengandalkan kenyaman penggunanya.

Dari sini sudah bisa dilihat kalau Eagle memang tidak sembarangan mendesain produk-produk sepatunya. Dari dua kategori sepatu ini saja sudah bisa dilihat perbandingannya, kalau Eagle memberikan threatment yang berbeda untuk tiap-tiap sepatunya yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Ini yang perlu dicatat!

Saya cukup puas dengan produk sepatu Eagle ini. Karena bagi saya sepatu yang bagus itu ya yang disesuaikan untuk kebutuhan penggunanya. Bukan sekedar cantik tampilannya tetapi juga nyaman saat dikenakannya.

Owh ya, dan sole nya itu cukup lentur. Kan kalau lari itu kan telapak kaki pasti nekuk ya. Jadi sepatu ini juga enak buat olahraga lain selain lari, seperti senam, atau sekedar work out.

Conclusion.

Jadi kesimpulannya, Eagle ini punya produk sepatu lari yang sudah dikategorikan untuk masing-masing pengguna sesuai kebutuhan. Yang suka lari jarak jauh ada sepatu untuk itu, yang sekedar jogging juga ada.

Dan selain sepatu lari, Eagle juga memiliki produk sepatu olahraga lain, seperti sepatu badminton, sepatu futsal, hingga sepatu lifestyle.

Kamu bisa coba cek produk-produknya di situs resmi Eagle atau media sosialnya. Buat kamu yang juga punya sepatu Eagle, bisa tulis di kolom komentar beserta jenis sepatunya. Semoga review singkat ini bermanfaat untuk kamu.

Eagle since 1986 (PT. GF Indonesia)
Website : www.eagle.co.id
Instagram : EagleShoes
Twitter : @sepatueagle
Facebook : Sepatu Eagle

Senin, 17 April 2017

Kuliner Unik Manado Yang Wajib Kamu Coba Saat Traveling Ke Manado

Artikel ini disponsori oleh Airy Rooms, sebuah layanan booking hotel online yang melayani akomodasi hotel di berbagai kota di Indonesia dan beberapa negara.

Kuliner Khas Manado

VIRMANSYAH.info - Traveling ke Manado pasti yang dituju adalah objek-objek wisata alamnya. Ya, karena di Manado banyak sekali wisata alam yang memanjakan mata kita selama di sana.

Misalnya saja taman laut Bunaken yang udah terkenal sejagad dunia itu. Terus ada danau Tondano, Kota Bunga Tomohon, Taman Wisata Tandurusa dan masih banyak lainnya.

Tapi tahukah kamu kalau selain kaya akan wisata alam, Manado juga menyimpan kuliner yang unik dan khas Manado yang ciamik sekali?

Kali ini aku mau share ke kalian apa-apa saja kuliner unik dan khas yang ada di Manado.

Yang pertama adalah :

#1 Panada

Sekilas kalau dilihat mirip kayak makanan bernama "pastel", ya orang jawa menyebutnya pastel. Tetapi Panada khas Manado ini berbeda dengan pastel. Meski sebenarnya bukan makanan khas Manado, tetapi panada ini cukup digandrungi masyarakat di sana.

Panada
Foto diambil dari dapurzahira.blogspot.co.id
Lhoh kok bukan makanan khas?

Ya, karena Panada ini asal usulnya merupakan makanan peninggalan masa Portugis dulu yang pernah datang ke Minahasa. Nah dari abad itu hingga sekarang Panada ternyata menjadi makanan yang populer di Manado.

Dinamakan Panada karena makanan ini memiliki arti "empanada" yang juga berarti makanan yang berisi ikan dan dibungkus roti. Biasanya Panada diisi dengan ikan cakalang yang diolah dengan bumbu dapur seperti daun jeruk, bawang merah putih, cabe, kemangi.

#2 Klappertaart

Duh namanya sulit ya, dan Klappertaart ini juga bukan khas Manado. Tetapi berasal dari Belanda yang diolah dengan sentuhan budaya Indonesia. Makanan ini berjenis kue yang dibuat dari bahan kelapa muda dan air kelapa.

Klappertaart
Foto diambil dari http://anekatempatwisata.com
Teksturnya lembut dan rasanya manis, tidak seperti makanan-makanan khas manado lain yang rasanya asam dan pedas.

#3 Sambal Roa

Wah ini mah wajib banget diburu kalau lagi ke Manado. Sambal Roa ini dibuat dari ikan roa atau ikan julung namanya. Cara pembuatannya pun unik, ikan yang sudah dibersihkan sisiknya lalu dilakukan pengasapan setelah itu diolah dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai dan bumbu lainnya.

Sambal Roa
Foto diambil dari doyanmasak.com
Sambal Roa ini sangat mencerminkan makanan khas Manado yang pedas. Rasanya pedasnya ini unik dan beda dengan sambal-sambal yang ada di daerah lain. Inilah yang menjadi populer di kalangan para wisatawan.

#4 Cakalang Fufu

Menikmati kuliner ikan yang digoreng atau bakar sudah biasa, tetapi kalau diasap rasanya gimana yaa? Nah kamu mesti coba makanan khas Manado ini. Namanya Cakalang Fufu.

Cakalang Fufu
Foto diambil dari bisnisukm.com
Cakalang Fufu adalah ikan cakalang yang diasap dengan cara dibelah dua lalu dijepit dan diolesi bumbu garam dan bubuk soda. Proses pengasapan sekitar 4 jam sampai warnanya kemerahan dan kering.

Meski cuma diolah seperti itu, Cakalang Fufu ini tetap enak dinikmati secara langsung maupun menjadi teman makan kuliner lain. Biasanya kuliner ini ditemukan di daerah pesisir pelabuhan Belitung. Silahkan dicari kalau ke sana.

Hotel murah di Kota Manado

Sebenarnya masih banyak kuliner unik dan khas yang ada di Manado. Nggak akan cukup kalau mau nyoba sehari. Jadi kamu perlu siapkan waktu beberapa hari untuk traveling ke Manado.

Hotel Murah di Manado

Untuk itu jangan lupa untuk menyiapkan akomodasi yang nyaman saat di Manado. Aku punya rekomendasi hotel murah di Kota Manado. Kamu bisa booking hotelnya di Airy Rooms.

Di sana kamu akan mendapatkan banyak pilihan hotel murah mulai dari yang dekat dengan tempat strategis hingga yang terpencil. Banyak sih keuntungan yang kamu dapat, selain hotel Airy Rooms itu harganya murah-murah, hotel juga memiliki fasilitas yang lengkap.

Apalagi pemesanan dalam dilakukan di berbagai platform, seperti web, aplikasi Android maupun iOS. Masalah pembayaran juga mudah, bisa lewat transfer bank maupun kartu kredit. Yang jelas jaringan hotel Airy Rooms itu banyak banget. :)

Senin, 03 April 2017

Sesuatu Yang Berguna Untuk Orang Yang Istimewa

Kado Untuk Orang Tua

Saya sangat percaya bahwa tidak ada seorang anak yang bisa membalas pengorbanan yang telah diberikan oleh orang tua kepada anaknya. Meskipun faktanya banyak anak yang telah membahagiakan orang tuanya dengan segala cara, tetapi itu tetap tidak bisa dijadikan alasan bahwa anak telah membalas semua pengorbanan orang tua.

Toh sebenarnya orang tua kita tidak pernah menuntut anaknya untuk membalas pengorbanan yang telah diberikan. Mereka sangat tulus mendidik, membesarkan dan merawat kita sejak berada di kandungan hingga dewasa seperti sekarang. Justru kita sebagai anak punya tanggung jawab ketika sudah dewasa nanti untuk merawatnya dengan penuh cinta, kasih sayang dan rasa hormat kepadanya. Tentu itu bisa dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan cara kita masing-masing.

Itulah yang menjadi alasan bagi saya menjadikan orang tua (bapak dan ibu) sebagai sosok yang paling saya sayangi di dunia ini.

Ya meskipun setelah sekarang saya dewasa mengerti bahwa orang tua saya dulu tidak mendidik saya dengan sempurna. Tetapi saya sangat bersyukur bahwa mereka adalah orang yang sangat sabar di dalam hidup saya.

Saya masih ingat ketika dulu masih kecil, saya sering dimarahi dan dibentak. Jujur baru saya sadari kalau seperti itu bisa membuat anak menjadi penakut dan pemalu. Dan faktanya memang saya menjadi orang yang pemalu dan penakut.

Tetapi justru itu saya ambil sisi positifnya. Saya tidak akan pernah menyalahkan bagaimana orang tua saya dulu mendidik saya, tetapi saya ingin fokus agar sekarang ini bisa merubah sifat-sifat buruk itu semua. Saya anggap ini PR dari orang tua saya bagi saya untuk bisa berkembang dengan apa yang telah diberikannya. Karena saya percaya setiap orang tua punya cara tersendiri dalam mendidik anak-anaknya agar menjadi anak yang berguna dan baik bagi siapa saja.

Itulah yang saya banggakan dari mereka. Kedua orang tua saya memang sangat membebaskan anak-anaknya untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Ya meskipun pernah memberikan masukan dan saran untuk memilih ini itu, tetapi pada akhirnya semua diserahkan ke anak-anaknya.

Filosofi Terima - Kasih...

Rasanya saya ingin menangis jika melihat apa yang telah saya dapatkan saat ini belum mampu untuk membuatnya bangga. Saya masih merasa banyak yang harus dilakukan untuk membuat orang tua saya bangga. Paling tidak dalam waktu dekat ini saya ingin memberikan sesuatu yang berharga bagi mereka sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepadanya.

Filosofi Terima Kasih

Karena bagi saya hidup di dunia ini adalah sebuah bentuk 'pembalikan telapak tangan'. Dari yang awalnya telapak tangan kita menengadah, kemudian telapan tangan harus menelungkup. Artinya adalah apabila kita sudah menerima sesuatu, janganlah lupa untuk memberikan sesuatu ke orang lain juga. Itulah filosofi "terima - kasih" yang selalu ada dibenak saya agar tetap terus berkarya dan membanggakan orang tua serta orang-orang disekitar saya.

Yang penting berguna...

Kebetulan sekali beberapa minggu yang lalu bapak dan ibu saya sempat mengeluh dengan barang yang dimiliki. Bermula dari ibu saya yang mengeluh karena alat olahraga yang digunakannya untuk senam yaitu sepatunya sudah mulai robek dan tidak nyaman digunakan. Beberapa bulan ini ibu saya memang ikut senam bersama ibu-ibu desa setiap seminggu sekali.

Waktu itu ketika ibu saya menanyakan harga sepatu untuk senam. Setelah saya jawab, ternyata ibu saya memberikan penjelasan kalau sepatunya sudah sobek dan tidak nyaman lagi digunakan. Padahal katanya sepatu ibu-ibu yang lain bagus. Untung saja ibu saya bukan orang yang gengsi-an, jadi meskipun sobek tidak menjadi alasan untuk tidak ikut senam.

Sepatu Sobek

Lalu selang beberapa hari kemudian, bapak saya sepulang kerja menanyakan kalau handphone nya bermasalah. Karena itu dulu handphone bekas dari saya, jadi bapak saya sering menanyakan ke saya kalau handphone bermasalah. Waktu itu bapak berkeluh kesah kalau handphone nya sudah mulai lemot, selain itu kameranya juga sangat berkurang kualitasnya.

Pernah waktu itu bapak minta bantuan ke saya untuk memotret salah satu dokumen kerjaannya memakai kamera handphone saya yang lebih bagus kualitasnya. Padahal kerjaan bapak memang membutuhkan handphone yang cukup mumpuni untuk memotret maupun kecepatan aksesnya.

Ponsel Rusak

Sebenarnya bapak sudah punya handphone sendiri sebelumnya, tetapi karena tiba-tiba handphone rusak dan mati total, akhirnya saya pinjami handphone milik saya yang sebenarnya juga performanya kurang bagus itu.

Nah, dari masalah yang diceritakan oleh ibu dan bapak, saya jadi ingin memberikan sesuatu yang benar-benar berguna bagi mereka.

Sepatu Untuk Ibu

Untuk ibu saya ingin saya memberikan sepatu olahraga wanita untuk senam yang bagus supaya nanti bisa membuatnya lebih semangat berolahraga dan tidak malu lagi kalau sepatunya rusak. Yang terpenting adalah berguna untuk menjaga kesehatannya. Ibu saya ini adalah seorang ibu rumah tangga, kalau pagi sampai siang berjualan bumbu dapur keliling ke desa-desa. Sampai rumah ada pekerjaan rumah lagi yang harus diselesaikan. Sehingga ibu saya memang butuh refreshing dan olahraga untuk tetap bisa menjaga kebugarannya.

Ponsel Untuk Bapak

Sedangkan untuk bapak, saya ingin memberikan handphone yang kekinian supaya bisa digunakan untuk mendukung pekerjaannya. Ya karena memang kalau melihat kondisi handphonenya yang sekarang sudah tidak layak digunakan lagi untuk mengakomodasi pekerjaan bapak saya.

Bapak saya itu seorang pegawai swasta. Selain bekerja kantoran, bapak juga aktif mengurusi sebuah lembaga keuangan di desa. Nah, tak jarang komunikasi dengan rekan timnya dilakukan melalui handphone. Misalnya mengirim dokumen laporan, atau mencari informasi melalui internet. Untuk itu saya berharap barang yang saya berikan ini nanti dapat menunjang pekerjaan bapak saya.

Selain alasan itu, saya juga ingin sekali-kali memberikan sesuatu yang berharga bagi orang tua saya. Berharga bukan berarti tinggi 'nilai/harga'nya tetapi lebih kepada barang itu benar-benar bisa dimanfaatkannya dan berkesan untuk mereka. Handphone baru dapat membuat pekerjaan bapak saya semakin lancar, sedangkan sepatu dapat membuat olahraga ibu saya menjadi nyaman.

Saya juga ingin membuktikan bahwa saya peduli dengan apa yang mereka ceritakan ke saya.

Jika dulu waktu kecil saya sering merengek kalau sepatu sekolah sudah mulai rusak, lalu orang tua langsung membelikannya yang baru. Kini giliran saya untuk memberikan sesuatu untuk mereka yang memang itu benar-benar dibutuhkannya.

Semoga keinginan saya ini bisa terkabul dan membuat orang tua saya bisa tersenyum bahagia. :)


*Artikel ini diikut sertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Elevenia dengan tema "Cerita Hepi" Periode 6 Maret - 5 April 2017.