#Blogging for Human

Jumat, 22 Desember 2017

Cara Melakukan Sedekah Melalui Internet


Internet merupakan suatu sarana yang saat ini mampu mempermudah setiap orang dalam melakukan berbagai macam hal. Selain belanja, mencari berita, saat ini bahkan kita bisa melakukan sedekah melalui sistem online di internet.

Bersedekah
Bersedekah adalah salah satu hal yang penting untuk dilakukan bagi kita yang sudah mampu menunaikannya. Banyak sekali orang yang saat ini mungkin tengah menantikan uluran tangan kita. Dengan adanya sistem tersebut, kita menjadi semakin mudah dalam melakukan sedekah tersebut.

Berikut ini akan saya jelaskan bagaimana cara melakukan sedekah melalui sistem online tersebut bagi anda yang saat ini berencana melakukannya.

1 . Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencari situs yang sudah terpercaya untuk melakukan sedekah melalui internet. saat ini ada cukup banyak sekali situs yang bisa anda jadikan sebagai pertimbangan untuk melakukannya.

Kenapa harus situs terpercaya ? karena pada nantinya anda bisa mengetahui kemana aliran dana yang anda keluarkan untuk melakukan sedekah tersebut dan dana tersebut benar – benar sampai pada orang – orang yang tengah membutuhkan aliran dana dari anda baik mereka yang menjadi korban bencana alam, anak – anak yatim dan beberapa kalangan lainnya.

2 . Setelah anda memilih situs yang sudah dapat dipercaya, selanjutnya anda bisa langsung bersedekah melalui cara yang sudah disertakan pada halaman situs tersebut. Biasanya ada banyak pilihan anda ingin melakukan sedekah pada siapa.

Pada halaman utama situs tersebut terdapat pilihan pembayaran bersedekah baik untuk mereka yang menjadi korban bencana alam dan lain sebagainya. Pembayaran pun biasanya dapat dilakukan melalui sistem ATM, e-banking, kartu kredit dan beberapa cara lainnya.

Itulah kedua cara bagaimana anda bisa melakukan sedekah melalui internet yang saat ini sudah semakin mudah untuk dilakukan dimana pun dana kapan pun juga. Perlu juga untuk kita ketahui bersama, di negara kita saat ini ada banyak sekali orang yang sedang menunggu uluran tangan dari orang yang mampu.

Dengan adanya sistem bersedekah melalui internet ini kita bisa menjadi semakin mudah untuk melakukannya dimana pun dan kapan pun juga.

Rabu, 20 Desember 2017

Tidak Hanya Sepatu Olahraga, Eagle Juga Punya Sepatu Sneakers

Siapa sih yang nggak tahu merek sepatu Eagle, kalau yang suka main media sosial dan follow akunnya Eagle pasti sudah sangat familiar. Tetapi citra sepatu Eagle ini lebih ke sepatu olahraga, baik sepatu badminton, futsal, lari, dan lainnya.

Saya sendiri beberapa kali juga pernah review sepatu olahraga Eagle. Kamu bisa baca di postingan review tersebut.

Baca juga :
Tetapi seperti yang tertulis dalam judul artikel ini, bahwa Eagle sebenarnya juga memproduksi sepatu lain, non sport. Ada sepatu untuk lifestyle dan untuk sekolah. Nah, untuk sepatu lifestyle ini juga ada sepatu sneakers yang cocok untuk anak muda zaman sekarang.

Sepatu Sneakers Eagle
Saya sendiri juga baru tahu kalau Eagle ternyata punya sepatu selain sepatu olahraga. Awalnya beranggapan kalau sepatu lifestylenya pasti biasa-biasa saja, tidak seperti sepatu olahraganya yang keren-keren. Tetapi setelah saya coba lihat, ternyata modelnya bagus-bagus. Jadi pengen punya juga. :D

Buat yang baru tahu juga, kebetulan sekali di artikel ini saya ingin memperkenalkan beberapa sepatu lifestyle yang Eagle punya. Siapa tahu kamu juga jadi kepincut pengen memiliki, selain sepatu olahraga tentunya.

Kalau saya lihat, Eagle saat ini punya 6 model sepatu lifestyle, diantaranya adalah :

Fly Walk

Fly Walk

Ini merupakan salah satu model terbaru sepatu lifestyle dari Eagle. Modelnya memang sedikit sporty tetapi cocok digunakan untuk sehari-hari. Dan yang bikin aku suka, bagian atasnya itu dibuat dengan pattern yang menarik. Lihat gambar saja lah, bingung saya jelasinnya :D

FLy Walk


Selain itu bagian sole nya juga empuk, jadi kalau buat jalan itu enak (sedikit mentul). Nyaman di kaki jadinya. Ada 3 pilihan warna : Lt.Grey, Navy, dan Black.

Romeo

Kalau dilihat sekilas, modelnya memang hampir sama dengan Fly Walk. Tetapi Romeo ini punya model pattern luarnya yang berbeda. Polanya kalau bisa kamu lihat itu beda. Polanya bergaris-garis horizontal gitu, kalau yang Fly Walk agak vertikal. Tapi bahan atasnya itu sama. Cocok deh untuk anak muda sekarang.

Terus bagian sole bawah juga beda polanya dengan Fly Walk. Jadi bingung kan pilih yang mana. :D Saya saja bingung. Ada 3 pilihan warna juga, Black/Grey, Dk.Grey/Red, dan Navy/Grey.

Star Walker

Star Walker

Sepatu yang ini punya model yang berbeda dengan Fly Walk dan Romeo. Bagian atasnya saja beda, dan di tengahnya ada aksen pola yang membuat semakin gagah ketika memakainya.
Star Walker

Yang saya suka ada bagian sole belakangnya yang diberi ruang lebih tebal. Sehingga ini membuat lebih tinggi kalau lagi memakai sepatu ini. :D

Stallion

Stallion
Kalau yang ini banyak pola di bagian atasnya. Jujur kalau saya tidak suka dengan sepatu yang banyak akses polanya seperti ini. Saya lebih sukanya yang simple dan polos-polos.

Jonash

Jonash

Nah kalau yang ini saya punya. :D Belum lama, dan sudah saya pakai. Cukup enak juga, tidak seperti sepatu sneakers yang lain yang modelnya sama. Saya kira setelah dipakai pakai bikin pegel, tetapi solenya yang empuk nyaman juga.

Nah itu beberapa sepatu lifestyle yang Eagle punya. Eh ada lagi ding, khusus buat cewek, tapi nantinya saya review, lagipula review sepatu cewek rasanya kurang gimana gitu :D Kira-kira dari ke enam sepatu di atas, kamu pilih mana?

Sabtu, 21 Oktober 2017

Plus Minus Diposesifin Sama Pasangan

Pernah nggak sih kalian punya pasangan yang seperti satpam, setiap waktu nanyain terus, lagi apa, dimana, sama siapa. Suka sih suka ya kalau diperhatiin seperti itu, tapi kalau tiap jam ngabsen kita terus, lama-lama ya risih. Bener nggak?

Untungnya saya belum pernah pernah dapat pasangan yang seperti itu. Soalnya saya udah lama nggak punya pasangan. #skip

Tapi saya cuma lihat beberapa pasangan yang salah satu diantaranya punya sifat seperti itu, yakni posesif. Sebenarnya di-posesif-in itu ada plus minusnya. Sisi plusnya jelas kita mendapatkan perhatian lebih dari pasangan. Kita selalu diperhatiin, karena posesif itu salah satu bukti kalau si dia perhatian sama kamu.

Posesif


Terus diposesifin ini juga sebagai tolok ukur tingkat 'kesayangan' dia sama kamu. Biasanya orang yang posesif itu karena dia merasa cinta banget. Dia tidak ingin kehilangan kamu, maka tiap jam sering ditanyain.

Itu beberapa plusnya punya pasangan yang posesif.

Tetapi tau nggak kalau punya pasangan yang posesif itu juga salah satu indikasi kalau pasangan kamu tidak eh kurang percaya sama kamu. Ya, beberapa orang memang menyadari kalau posesif ini ada hubungannya sama trust issue.

Di mana kepercayaan terhadap pasangan kurang. Wajar kalau pertanyaan orang posesif pasti aneh-aneh. Pas kamu lagi pergi sama ortu pun kadang mereka tidak percaya, lantas coba ditanyain sama adek kamu atau temen kamu, bener nggak kamu lagi pergi sama ortu.

Punya pasangan yang posesif akut memang nggak nyaman. Dan biasanya pasangan yang salah satu diantaranya posesif akan berakhir dengan perpisahan. Karena ya itu tadi, kurangnya rasa percaya.

Buat yang masih tahap pacaran biasanya tidak akan berlanjut ke jenjang pernikahan. Lha gimana lagi, pernikahan itu kan modal utamanya harus saling percaya dulu. Kalau nggak percayaan wah bisa gawat nanti kalau sudah nikah.

Lalu bagaimana kalau punya pasangan yang posesif tapi sudah terlanjur sayang?

"Cowok aku tuh posesif banget, tapi ya gimana lagi, aku tuh udah terlanjur sayang...". Sulit memang kalau alasannya udah terlanjur sayang. Tetapi ya bagaimana lagi, kalau sudah seperti itu ya jalani saja. Lagi pula posesif itu bisa diubah. Orang posesif itu cuma butuh waktu saja. Mereka sebenarnya juga tak mau seperti itu.

Yang penting dari pihak yang diposesifin jangan nambah bikin kesal. Karena orang posesif itu akan menganggap hal-hal kecil yang salahnya sepele akan dibuat menjadi besar. Misalnya saja pas nanya pasangan lagi dimana, bilangnya lagi rumah, ternyata lagi di rumah eyangnya. wkwwk. Seperti itu bisa bikin perang dunia percintaan.

So, apakah kamu punya pasangan yang posesif? kalau iya, gimana kamu ngadepinnya. Share dong di kolom komentar, siapa tahu ada korban-korban pasangan posesif yang butuh pencerahan. :D

Minggu, 01 Oktober 2017

Cover Lagu Harus Izin Penciptanya? Ini Tanggapan Saya Selaku Pendengar Lagu

Di dunia musik beberapa hari terakhir ini sedang marak soal "cover lagu". Tetapi yang menjadi masalah adalah dalam hal perizinan. Rame-rame ini dimulai dari curhatan Mas Is, Vocalis Payung Teduh dan Virgoun (Last Child).

Performing Rights


Bagi yang belum tahu masalah, intinya adalah dua musisi ini merasa keberatan jika lagu-lagunya dicover tanpa izin. Tapi ada yang beda. Kalau dari Payung Teduh sendiri tidak sukanya adalah jika lagunya di cover kemudian digunakan untuk kepentingan komersil (yang mendatangkan uang). Sedangkan Virgoun apapun itu jenis dan tujuan covernya harus izin dulu. Hal ini ia sampaikan di deskripsi video lirik terbarunya yang berjudul Bukti. Cek saja di YouTubenya.

Deskripsi di Video Lirik Virgoun - Bukti
Deskripsi di Video Lirik Virgoun - Bukti


Dengan adanya 'curhatan' dua musisi yang sedang hype ini, tentu sedikit mengusik beberapa musisi lain khususnya yang suka cover lagu kemudian diunggah di YouTube. Kalau saya lihat-lihat tanggapannya sih mayoritas kurang setuju. Dalam arti tidak setuju adalah masalah izinnya ini.

Karena ada yang merasa ribet kalau harus izin dulu lewat email dan lain-lain. Padahal mereka menganggap YouTube sudah punya sistem yang sangat baik untuk hal monetize.

Performing Rights

Baiklah, saya tidak ingin mengadu pendapat diantaranya. Namun saya sebagai pendengar sangat memahami apa yang diutarakan Mas Is Payung Teduh maupun Virgoun. Ini semua hanya soal Performing Rights. Yaitu hak penyiaran lagu atau musik. Ini merupakan hak eksklusif yang dimiliki oleh sang pencipta lagu.

Jadi kalau ada sebuah lagu sebut saja lagu Akad, kemudian itu dinyanyikan oleh orang lain untuk keperluan komersil, maka dari pihak Payung Teduh selagu pemilik lagu itu wajib mendapatkan royalti atau bagi hasilnya.

Tapi faktanya hal seperti ini di Indonesia belum benar-benar bisa diimplementasikan. Sehingga ya merupakan hal wajar jika banyak orang yang menyanyikan lagu dari grup band atau penyanyi dan digunakan untuk kebutuhan mereka sendiri apalagi untuk komersil.

Padahal sebenarnya hal seperti itu harus izin dulu dan ada perfoming rights yang diberikan ke pecipta lagu.

Nah kalau untuk kebutuhan cover lagu yang diunggah di YouTube, sebaiknya memang tidak perlu dimonetize. Itu jika memang tidak mau izin-izin dulu. Karena itu juga sebagian dari etika. Karena kalau sudah tidak izin terus dimonetize, rasanya tidak ada bentuk apresiasi kepada peciptanya. Memang benar lagunya nanti bisa tambah terkenal, tetapi buka itu bentuk apresiasinya.

Dan kalaupun memang di monetize, pihak Youtube pun sudah ada sistemnya. Berikut beberapa bacaan pendukungnya :
Sedangkan untuk kebutuhan offline, memang ini agak susah. Soalnya di masyarakat kita masih belum paham apa itu perfoming rights. Masih banyak yang belum tahu kalau ada hak penyiaran sebuah lagu atau musik.

Sehingga ini perlu diedukasikan secara pelan-pelan. Dan rasanya kalau langsung memberikan sanksi kepada mereka yang cover juga terlalu memberatkan.

Jadi menurut ku, solusinya adalah bagi yang cover lagu kemudian di unggah di Youtube, disarankan untuk tidak dimonetize. Kalau pun ingin dimonetize, pihak pengcover harus rela jika penghasilannya akan diarahkan ke pecipta lagu.

Kalau menurut kamu gimana? Coba komen!

Jumat, 14 Juli 2017

Alasan Mengapa Harus Beralih ke Smart TV

Teknologi komputer sekarang ini terus mengalami perkembangan dan tidak hanya di perangkat komputer itu sendiri tetapi juga perangkat elektronik lain seperti televisi. Coba deh sekarang kamu lihat perkembangan televisi dulu dengan sekarang, pasti beda dan lebih canggih.

Jika dulu, televesi itu pakai tabung dan hanya perangkat elektronika saja. Sekarang ini televisi sudah mengadopsi sistem komputer yang bisa digunakan untuk aktivitas multimedia. Orang-orang sekarnag menyebutkan Smart TV.

Smart TV

Namanya Smart TV sudah pasti televisi ini bisa digunakan lebih dari sekedar nonton tayangan televisi.

Nah, di era sekarang sudah sepantasnya kamu untuk beralih ke Smart TV. Tentu ada beberapa alasan, berikut diantaranya :

#1 Lebih Hemat Energi

Saat ini isu terbesar yang ada di dunia adalah soal penggunakan barang maupun teknologi yang ramah lingkungan. Dan dengan menggunakan Smart TV ini bisa jadi solusi untuk melakukan aksi Go Green.

Pasalnya Smart TV (LCD/LED) memiliki tingkat penggunaan daya listrik yang lebih hemat dibanding TV Tabung.

Apalagi kan sekarang ini tarif listrik mengalami kenaikan, jadi beralih ke Smart TV adalah solusi terbaik untuk saat ini.

#2 Kualitas Gambar Lebih Baik

TV Tabung tahu sendiri kualitasnya. Dari segi warna dan tampilan yang dimuncul tidak bisa bagus. Apalagi sekarang ini sudah banyak tv kabel yang menawarkan kualitas gambar HD, sehingga Anda akan mendapatkan tayangan yang benar-benar baik dan seperti nyata. Smart TV yang menggunakan LED memiliki resolusi gambar yang lebih tinggi, pikselnya rapat dan kaya warna.

Inilah yang membuatnya mampu menghasilkan kualitas gambar yang sempurna.

Sebagai informasi saja, kalau di TV Tabung itu gambar yang dihasilkan diperoleh dari katoda tabung yang melalui proses pemanasan ketika TV mulai menyala, lalu elektron ditembakan dari balik tabung menuju ke phosphor. Phosphor itu letaknya di belakang layar TV Tabung. Jadi kualitas gambar ya tidak sebaik penggunaan LED.

#3 Tidak Hanya Untuk Nonton TV

Tidak hanya dapat digunakan untuk menonton televisi saja, Smart TV juga dapat digunakan untuk menonton tayangan multimedia lain dari media lain seperti flashdisk, smartphone, dan lainnya. Selain itu Smart TV juga ada yang bisa mendukung internet. Jadi kamu bisa menonton tayangan YouTube di TV atau bisa juga membuka sosial media.

#4 Teknologi Canggih

Smart TV ini sudah berjalan menggunakan sistem komputer dan ada yang menggunakan sistem operasi berbasis Android. Teknologinya pun banyak, mulai dari layar sentuh, hingga dukungan port-port seperti HDMI, USB Type C dll.

#5 Efisien

Ukuran TV Tabung itu sangat besar dan berat, kadang butuh ruang yang cukup lebar. Nah kalau beralih ke Smart TV, kamu cuma butuh ruangan kecil saja, bahkan bisa ditaruh di tembok kalau memang tidak ada space kosong.

#6 Radiasi Rendah

Dari segi kesehatan, penggunaan Smart TV sangat baik untuk kesehatan khususnya mata. Secara radiasinya sangat rendah, sehingga tidak membuat mata cepat lelah. Beda dengan tv tabung yang memiliki radiasi tinggi dan kalau nonton beberapa menit saja mata sudah lelah.

Itu dari fisiknya, sedangkan dari fungsionalitasnya, penggunaan Smart TV juga efisien, karena tv ini tidak hanya bisa digunakan untuk nonton tv saja. Ini sangat efisien.

Dan masih banyak lain manfaat-manfaat lain jika kamu beralih ke Smart TV. Jangan khawatir harga, sekarang ini sudah banyak Smart TV yang banyak variannya sesuai dengan ukuran dan teknologinya. Kamu bisa sesuai harga dengan budget yang dimiliki. Coba saja cek-cek dulu harga dan model-modelnya di MatahariMall, mungkin ada Smart TV yang cocok dengan keinginan mu.