Ketika Gelar Menuntut Bayaran

Pernahkah kalian perhatikan, berapa lulusan Sarjana di negara kita ini setiap tahunnya? Dan apakah dengan ribuah lulusan Sarjana tersebut sudah dapat membantu meningkatkan perekonomian negara ini?
Kita tidak bisa menyalahkan pendidikan karena pendidikan itu penting yang membuat seseorang lebih mengetahui apa yang belum ia ketahui.
Tradisi di negara ini memang begitu runyam, lihat saja dilowongan-lowongan pekerjaan pasti semua tertulis dengan syarat minimal pendidikan yang tinggi.
Anehnya, meskipun seperti itu banyak sekali yang tidak diterima kerja meskipun mereka sudah memiliki Gelar yang tinggi. Kalaupun diterima itupun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
Memang benar, rejeki sudah diatur oleh Allah, tetapi kita juga tidak boleh hanya bergantung pada satu faktor saja. Di luar sana masih banyak orang yang mengandalkan gelar hanya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik.
Namun sayangnya gelar tersebut hanyalah gelar yang digunakan untuk mendapatkan penghargaan yang maksimal tanpa dibekali dengan skill yang benar-benar mendukung gelar tersebut.
Gelar pun hanya seonggok gelar jika kita tidak memiliki skill yang matang untuk gelar tersebut.
Bagi seorang karyawan ini adalah sebuah PR tersendiri jika ingin digaji lebih besar. Sistem penggajian yang didasarkan atas Gelar membuat karyawan yang tak bergelar menjadi kehilangan peluang jika dia tak menjalani pendidikan yang lebih tinggi lagi. Dan parahnya hanya karena itu (gaji tinggi) mereka melanjutkan study yang prosesnya pun asal-asalan yang terpenting outputnya memiliki gelar yang lebih tinggi.
Inilah fakta di negara ini, mereka yang sebenarnya memiliki skill dan punya talenta namun tidak memiliki gelar menjadi tersingkir dan terpaksa menjadi bawahan.
Lalu bagaimana solusi untuk semua ini. Solusinya adalah perubahan. Perubahan tentang mindset semua itu. Bahwa tidak selamanya gelar berujung pada keberhasilan. Keberhasilan akan tercapai jika kita selalu berusaha. Dan lebih-lebih jika kita memiliki keahlian khusus yang jarang orang memiliki, kita pun dapat menggunakannya untuk membuat kehidupan kita lebih baik dan bahagia.
Dan solusi yang paling utama ada berwirausaha, karena selain kita dapat berdikari, kita juga dapat membuat sebuah lapangan kerja baru.

Baca juga:



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *