Sukses Jadi Full Time Blogger Berkat Teknologi Cloud Computing

idCloudHost-Logo-horizontal-03.png

Ketika akhir 2015 memutuskan untuk resign kemudian memilih menjadi Full Time Blogger, rasanya sangat campur aduk. Aku bisa merasa senang karena bisa bekerja dan berkarya sesuai dengan passion. Tetapi di sisi lain, waktu itu aku sama sekali belum punya penghasilan dari blog. Meskipun aku sudah mulai ngeblog sejak 2008, tetapi hingga 2015 itu baru sebatas hobi. Kalau pun blog bisa menghasilkan, itu bukan sebuah penghasilan yang utama.

Di situ aku memang dilema, antara senang batin atau pusing memikirkan penghasilan. Tapi akhirnya aku niatkan untuk memilih menjadi Full Time Blogger, berbekal pengalaman ngeblog dan pengetahuan teknis di bidang blog maupun server. Jadi aku memulai dari awal, membangun blog dengan serius dan memonetisasinya. Aku tak ingin memikirkan hasilnya dulu, yang penting konsisten dan fokus untuk membangun blog. Percaya kalau proses pasti akan ada hasilnya.

Apalagi profesi Full Time Blogger di Indonesia terbilang tidak terlalu banyak dan belum banyak dikenal orang awam. Itu juga yang menjadi tantangan tersendiri. Sempat terbesit apakah aku bisa menjadi Full Time Blogger yang sukses atau tidak, tetapi aku optimis saja. Optimis itu muncul ketika aku melihat geliat bisnis digital bakal akan terus berkembang.

Salah satu contoh yang aku lihat adalah perkembangan ponsel pintar. Waktu itu aku punya pemikiran, kalau semua orang pasti bakal memiliki ponsel pintar. Dan ketika sudah ada ponsel pintar, pasti jaringan internet akan semakin leluasa digunakan orang. Dan artinya akan semakin banyak orang yang mengakses internet untuk mencari informasi.

Di situ aku menemukan optimisme, kalau pilihanku menjadi Full Time Blogger, Insya Allah Tepat. Tinggal nanti akunya saja gimana, apakah bisa konsisten atau tidak.

idCloudHost-Logo-horizontal-03.png

Tidak Semudah yang Dibayangkan

Tahun pertama fokus menjadi Full Time Blogger ternyata tidak seperti yang dibayangkan. Di tahun pertama aku bahkan tidak mendapatkan penghasilan dari blog secara rutin per bulan. Untuk bisa menghasilkan USD 100 saja perlu berbulan-bulan. Tapi itu tidak mengurungkan niatku. Lagi-lagi aku tidak mau tertuju pada hasil semata. Yang penting bagiku terus mengelola blog agar bisa mendatangkan trafik yang terus meningkat.

Karena kesuksesan seorang Full Time Blogger itu adalah ketika blognya memiliki trafik kunjungan yang tinggi.

Dan ternyata untuk mendapatkan trafik yang tinggi itu tidak hanya rutin update artikel blog saja. Masih banyak hal yang perlu aku urus sendirian. Salah satunya adalah masalah optimasi SEO dan teknologi cloud computing atau web hosting yang aku gunakan.

SEO (Search Engine Optimization) jelas sangat berpengaruh agar artikel-artikel yang aku buat bisa muncul di urutan teratas hasil pencarian Google. Dan itu juga perlu didukung oleh Teknologi Cloud Computing yang bagus. Untuk apa punya artikel yang banyak, update tiap hari, tetapi blog kalau diakses pengunjung lemot atau sering down. Akhirnya aku pun mulai untuk investasi server website.

Karena waktu itu masih awal-awal, dan dana terbatas, akhirnya aku memilih untuk mencari Cloud Provider Indonesia yang terbaik dan memiliki layanan Cloud Hosting yang handal tetapi harga terjangkau. Kalau temen-temen sekarang juga baru memulai ngeblog, aku rekomendasikan untuk menggunakan IdCloudHost. Karena dari sekian banyak layanan Cloud Provider yang ada, IdCloudHost yang bisa memberikan performa Cloud Hosting yang handal tetapi memiliki harga paket yang sangat terjangkau.

Kenapa aku memilih Cloud Provider Indonesia yang bagus sekalian?

Ya karena aku tidak mau dipusingkan lagi masalah web hosting. Aku pilih yang bagus sekalian, biar tidak perlu takut nanti bermasalah dan lainnya. Sehingga aku bisa fokus mengerjakan konten dan optimasinya. Ini yang perlu temen-temen catat kalau memang ingin fokus jadi Full Time Blogger.

Masalah cloud hosting jangan pernah coba-coba. Jangan tergiur harga yang murah saja, tetapi lihat kredibilitas perusahaannya, kehandalan servernya, kemudahan layanan CS nya, dan lain-lain. Semua itu aku dapatkan di IdCloudHost.

Karena ingat, jadi Full Time Blogger yang sukses itu bukan soal kamu jago nulis saja, tetapi juga jago bagaimana membangun dan mengelola blog mulai dari konten hingga hal teknis masalah cloud hosting nya.

Full Time Blogger Harus Terus Berkembang

Waktu itu aku merintis dengan apa yang aku punya. Dulu aku hanya punya waktu dan sedikit uang. Waktu aku gunakan dengan sebaik-baiknya agar bisa fokus dan konsisten dalam mengelola blog. Sedangkan uang aku gunakan untuk menyewa Cloud Hosting yang terbaik tadi.

Tapi seiring berjalankan waktu, sebagai Full Time Blogger juga tidak boleh berjalan datar saja. Apalagi kalau sudah punya penghasilan rutin. Biasanya akan jadi malas buat ngelola blog. Justru kalau sudah seperti itu, harus bisa mengembangkan blog yang dimiliki.

Aku dulu awal-awal memang masih menggunakan Cloud Hosting, tetapi setelah punya penghasilan rutin dan trafik terus tumbuh, aku mulai upgrade Teknologi Cloud Computing dengan Private Cloud.

Ya sebenarnya sudah cukup sih pakai Cloud Hosting yang notabene shared server, tetapi aku ingin punya keleluasaan lagi dalam hal manajemen server. Akhirnya aku menyewa Private Cloud agar bisa mendapatkan layanan Full Cloud Access dan kemudahan Scale Up sesuai dengan kebutuhan blog aku. By the way, aku tidak hanya mengelola 1 blog saja, tetapi juga beberapa blog. Jadi memang tidak mungkin jika harus bergantung pada layanan shared web hosting. Aku perlu punya Private Cloud untuk mengakomodasi seluruh blog yang aku miliki itu.

Keistimewaan Private Cloud dibanding Cloud Hosting

Aku tidak akan membahasnya secara detail, tetapi aku hanya ingin sharing dari pengalamanku saja. Cloud Hosting itu bagus, apalagi produk Cloud Hosting di IdCloudHost sangat beragam. Kita bisa mulai memilih apakah ingin menggunakan panel Cpanel atau Plesk.

Cloud Hosting IdCloudHost

Selain itu pilihannya banyak, bisa disesuaikan sama kebutuhan blog dan budget kamu. Misalnya baru membangun 1 blog, mungkin bisa memilih paket Starter Pro dengan harga mulai Rp 15.000 saja per bulannya. Nanti kalau kapasitas blog sudah semakin banyak, bisa upgrade ke paket Basic Pro dan seterusnya.

Karena ini Managed Cloud Hosting, artinya kita tidak perlu repot memanage hosting. Masalah maintenance dan troubleshoot nanti sudah diatasi oleh Tim IdCloudHost.

Tetapi jika blog kita sudah semakin besar, trafik hariannya ribuan, dan punya blog banyak, maka sudah saatnya untuk pindah ke Private Cloud.

Private Cloud IdCloudHost
Kemudahan Akses Private Cloud IdCloudHost

Private Cloud IdCloudHost merupakan server private cloud Indonesia yang memberikan layanan kemudahan akses kontrol Cloud dan Scale Up sesuai kebutuhan kita. Misalnya kita butuh spek server dengan RAM 2GB tetapi storage tetap 20GB, ya tinggal scale up saja. Masalah CPU, RAM dan STORAGE kita bebas mengaturnya sesuai kebutuhan. Kalau Cloud Hosting kan tidak bisa, semua itu sudah ditentukan dalam paket.

Itu salah satu keistimewaan Private Cloud.

Cloud Hosting dan Private Cloud ini sama-sama bagus, tidak bisa dibandingkan. Karena kebutuhannya pun juga berbeda. Kalau buat yang baru membangun blog, mending pilih Cloud Hosting dulu. Baru nanti kalau sudah berkembang blognya, bisa beralih ke Private Cloud.

Seperti itu yang aku lakukan agar bisa sukses menjadi Full Time Blogger. Jadi kalau mau sukses di bidang digital khususnya blog itu tidak bisa langsung instan. Perlu merangkak dulu dari bawah sembari belajar. Kalau pengalaman sudah cukup, dan kebutuhan semakin bertambah, baru beralih ke teknologi cloud computing yang lebih powerfull dan scalable.

Bagiku keberhasilan seorang Full Time Blogger itu tidak hanya dilihat dari kontennya saja, tetapi juga Teknologi Cloud Computing yang digunakan. Apalagi sekarang ini persaingan semakin tinggi, belum lagi banyak orang yang mengakses internet lewat mobile. Yang artinya situs blog butuh teknologi cloud yang bisa menggenerate situs dengan cepat.

Ini berlaku juga untuk teman-teman yang punya bisnis digital lain tidak harus blog. Misalnya saja yang ingin berjualan online dengan membuat toko online sendiri atau membangun website company profile nya. Yuk jangan hanya fokus pada kontennya saja, tetapi perhatikan juga teknologi cloud computing yang digunakan.

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *