Resolusi 2015: Kaya Dari Menulis

Happy New Year 2015 kawan, tahun 2014 telah kita lewati tentu baik buruknya kawan-kawan sendiri yang bisa menilainya. Ingatlah pada 01-01-2014 lalu apa harapanmu, dan apakah sampai 31-12-2014 kemarin sudah tercapai? Mari kita intropeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Di tahun 2015 ini saya memiliki tujuan, tujuan yang akan membawa saya di kehidupan yang lebih baik. Insya Allah. Salah satu tujuan tersebut dalam hal profesi. Ya, tepat pada pertengahan Januari 2015 nanti saya memutuskan untuk resign dari tempat kerja saya yang tinggal beberapa hari ini. Jujur, rasanya berat, teman-teman kantor banyak yang menyuruh saya tetap disana. Tetapi saya masih memiliki impian dan harapan di masa yang akan datang.

Sebuah impian tak akan terwujud jika kita hanya diam tanpa bertindak. Dan keputusan resign saya tersebut adalah tindakan pertama saya untuk menuju kehidupan yang lebih baik dari sisi profesi.

(Baca juga : Resign Itu Bukan Hal Buruk)

Judul postingan ini memang sedikit menggambarkan tujuan saya di tahun 2015 ini. Bukan masalah kaya atau miskin, tetapi menulislah yang menjadi tujuan saya.

Di tahun ini, saya ingin fokus menulis melalui blog, meskipun sejujurnya juga akan keinginan membuat buku namun itu saya belum prioritas kan.

Resolusi 2015: Kaya Dari Menulis

Prioritas saya yang utama di tahun ini adalah menulis di media online agar menghasilkan. Saya juga menulis, saya suka ngeblog, mengapa tidak jika hobi saya tersebut saya jadikan profesi, toh saat ini era digital sudah maju dan saya melihatnya ini peluang yang bagus.

Selain itu, saya juga ingin mendapatkan kebebasan berprofesi. Jujur, ternyata saya orangnya tidak betah jika kerja kantoran. Terbukti hanya bertahan 6 bulan di kantor yang saat ini masih saya naungi. 😀

Kebebasan yang saya ingin dapatkan ini maksudnya bebas dalam mengatur waktu dan berkreasi sesuai kreatifitas yang saya miliki. Saya menyadari saya miliki potensi, dan saya ingin mengembangkan potensi tersebut dengan cara saya sendiri.

Namun, masih banyak kendalanya terlebih dari sisi eksternal yaitu orang sekitar dan lingkungan. Masih banyak yang belum memahami profesi menulis ini. Jujur butuh mental yang kuat agar tidak stress menghadapi persepsi orang lain. Bahkan salah satu dari Anda pun juga masih bingung, bagaimana bisa menulis dijadikan sebagai profesi dan menghasilkan?

Jefferly Helianthusonfri adalah salah satu contoh sosok anak muda yang telah sukses dengan profesi menulisnya. Di umur 17 tahun ia telah menekuni tulis menulis dan sudah menerbitkan buku dengan 24 Judul Buku dalam waktu 3 tahun.

Dia pun juga telah menerbitkan 2 judul buku dalam Bahasa Malaysia. Buku-bukunya sangat sederhana namun syarat akan makna.

Dia pun tak sungkan untuk berbagi pengalaman serta tips trik menjadi WriterPreneur. Ia pun membagikan tips triknya tersebut dalam sebuah ebook yang dapat Anda baca untuk bahan belajar menjadi WriterPreneur.

Dalam Ebooknya “Kitab Penulis Preneur” ia membeberkan pengalamannya juga cara-cara ampuh menjadi kaya melalui menulis.

Kitab Penulis Preneur

Saya pun sangat tertarik dengan Ebook darinya ini. Ini adalah cara saya untuk belajar menulis dari nol hingga mampu membuat sebuah tulisan seharga Rp 60.000 per halaman dan memahami cara orang lain sukses. Tentu Anda juga sepakat bahwa kita sukses perlu bantuan orang lain, minimal sharing pengalaman dan cara-caranya.

Ebook ini akan membantu Anda menjadi WriterPreneur yang handal, yang mampu menghasilkan pendapatan dari menulis.

http://goo.gl/3Z1Exz

Baca juga:

WhatsApp
Telegram


One Comment

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *