Ketrampilan, Dasar Bagi Para Semua Marketer

Ketrampilan-ketrampilan tertentu berguna bagi spesialis dalam semua bagian (divisi). Apakah Anda marketer atau menjadi Supervisor, Marketing Manager, dll pasti Anda membutuhkan ketrampilan komunikasi, kebiasaan untuk belajar dan apresiasi kultural.

Kompetensi dalam pemasaran merupakan suatu hal yang sangat mengasyikan. Anda tak mungkin menguasainya dengan tuntas. Akan tetapi Anda makin lama makin terampil. Untuk itu, Anda harus belajar menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang selalu terjadi dalam dunia pemasaran.

Seorang marketer harus memiliki ketrampilan berjualan agar mampu menghasilkan sebuah transaksi bukan hanya penawaran saja.

tips marketing
image credit simplydevise.net

Ada beberapa ketrampilan yang dapat dimiliki marketer dan itu dapat menunjang kegiatan marketingnya :

1. Bahasa

Bahasa merupakan alat komunikasi. Dengan kemampuan olah kata dan kekayaan kosakata yang dimiliki, maka seorang marketer akan lancar dan dengan mudah menawarkan produknya dengan gaya bahasa yang dimilikinya. Oleh sebab itu, guna memperkaya kosakata bahasa, marketer harus mau membaca guna memperoleh pengetahuan dan wawasan yang luas.

2. Bicara

Seorang marketer harus pandai berbicara. Karena melalui bicaranya itulah yang akan menjadi senjata seorang marketer untuk memasarkan produk. Produk yang bagus sekalipun tidak akan laku apabila seorang marketer tidak mampu menjelaskan dengan jelas dan benar. Yang ada malah calon konsumen menjadi bingung dan tidak jadi membeli. Pandai berbicara disini adalah mampu menempatkan posisi kepada siapa ia berbicara dan apa yang dibicarakan.

3. Matematika

Seorang marketer sedikit banyak harus memiliki ketrampilan dalam hitung menghitung dengan cepat. Hal ini tujuannya apabila akan calon konsumen yang melakukan penawaran secara custom sehingga seorang marketer dalam mengkalkulasikan harga yang tepat bagi calon konsumen tersebut. Apabila mencari kalkulasi harga yang tepat lama, maka ini akan mempengaruhi daya beli konsumen dan konsumen menjadi kurang yakin.

4. Psikologi

Seorang marketer tidak harus sekolah dalam bidang Psikologi, namun kemampuan menganalisa lawan bicara (calon konsumen) harus dimiliki. Sehingga seorang marketer akan tahu kapan berbicara ini kapan berbicara itu. Dan dengan mengetahui sisi psikologi, maka akan dengan mudah dalam menawarkan produk ke calon konsumen.

5. Ilmu Pengetahuan Umum

Maksudnya adalah wawasan yang luas. Dengan memiliki wawasan yang luas, seorang marketing akan lebih nyaman saat menawarkan produk ke calon konsumen. Sehingga saat berbicara tidak melulu soal topik penjualan saja yang nantinya justru membuat bosan calon konsumen.

Kesimpulan, menjadi seorang marketer itu mudah, asal tahu apa yang dijualnya dan kepada siapa dijualnya. Yang terpenting adalah meyakinkan calon konsumen terhadap produk yang dijualnya. Proses meyakinkan ini butuh semua komunikasi yang terarah dan jelas.

Baca juga:



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *