Korupsi dan Narkoba

Korupsi dan Narkoba, itulah yang saat ini sedang berkembang di Negara ini. Tidak hanya dari kalangan umum, tetapi dua hal yang sangat diharamkan itu sudah bergerilya ke kalangan pejabat-pejabat negara dan publik figur masyarakat.
Di saat negara ini masih dalam kondisi berkembang untuk maju dengan beban ekonomi yang sangat tinggi, ternyata masih banyak kalangan baik dari kalangan bawah maupun atas yang belum tersadar untuk ikut membangun negara ini, yang mereka lakukan malah memperburuk citra negeri ini.
Koruptor atau Tikus Negara, tak henti-hentinya jera melahap uang yang bukan hak-nya. Gaji sudah ratusan juta namun masih saja mencari kesempatan untuk mendapatkan yang bukan hak mereka. Sayangnya, hukum di negara ini kurang membuat mereka jera, ada yang mengatakan hukum di negara ini tidak adil. Apakah itu yang menjadi salah satu alasan para koruptor tidak takut melakukan aksinya?
Korupsi di Negara ini bisa dicegah dan bisa dihilangkan, namun tidak hanya dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tapi lebih kepada kesadaran pribadi semua warga Indonesia bahwa KORUPSI akan merugikan banyak pihak.
Nafsu dan keserakahanlah yang membuat mereka (Koruptor) melakukan hal buruk itu. Kurangnya pengetahuan agama juga menjadi faktor mengapa mereka tega melahap uang yang bukan haknya.
Kabar panas terakhir adalah adanya pesta narkoba di kalangan artis dan pejabat. Barang haram ini menjadi salah satu tugas dan PR besar bagi penegak hukum negeri ini untuk menyetop peredarannya. Berdasarkan penelitian, Indonesia merupakan pasar peredaran narkoba yang memiliki daya beli tinggi di kawasan Asia untuk produk haram ini. Selain harganya mahal, penggunanya pun juga banyak.
Korupsi dan Narkoba adalah salah satu penghambat masa depan kalian, jangan sekali-kali mencoba hal-hal terlarang tersebut, sekecil apapun itu maka itu akan berdampak besar bagi kehidupan kalian, tentunya dampak yang buruk.

Baca juga:



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *