Bagaimana Cara Kerja Wireless Charger?

Sekarang melakukan pengisian ulang baterai bisa dilakukan tanpa harus dicolokan seperti yang biasa dilakukan. Kok bisa?

Ya bisa, teknologi ini dinamakan Wireless Charger.

Wireless Charger

Ini bukan alat pengisian baterai smartphone yang utama, tetapi cuma untuk isi ulang cadangan, ya seperti powerbank lah. Teknologi ini pun juga merupakan perkembangan dari powerbank, dimana menggunakan powerbank mungkin bagi beberapa orang terlalu ribet karena harus colokin, ada kabel-kabelnya, berat.

Tapi dengan teknologi Wireless Charger ini melakukan isi ulang smartphone tinggal ditaruh di atas alat ini. Lhoh, kok bisa ngisi baterai? Dayanya lewat mana? Inilah yang akan dibahas melalui artikel kali ini.

Cara kerja Wireless Charger ini ternyata menggunakan induksi magnet. Induksi magnet mampu melakukan pengisian ulang baterai tanpa harus menggunakan kabel.

Jadi, di dalam Wireless Charger ini adalah semacam alat yang menghasilkan medan magnet lalu terciptalah sebuah arus ke dalam kumparan dari smartphone. Dari kumparan tersebut lalu dikirim ke baterai dan baterai pun bisa terisi daya.

Baca juga: Baterai Double Power, Solusi Menghemat Baterai Smartphone

Tapi, smartphone juga harus memiliki teknologi ini. Hardware yang ada di smartphone harus mendukung Wireless Charger ini. Jadi, tidak semua smartphone bisa.

Jika ingin mencobanya, bisa membeli beberapa smartphone berikut ini yang sudah support Wireless Charger, diantaranya adalah : Google Nexus 4, Samsung Galaxy S6, Samsung Galaxy Note 5, HTC Droid DNA, Nokia Lumia 920, Nokia Lumia 820, iPhone 5, dan mungkin ada lagi tapi belum saya ketahui.

Wireless Charging

Namun sebelum membuat artikel ini saya sempat browsing di beberapa toko online seperti Tokopedia, ternyata ada yang jual Wireless Charger untuk smartphone Android biasa. Maksudnya bukan yang high class. Entah, apakah benar bisa work atau tidak, tapi di dalam deskripsi, salah satu produk Wireless Charger tersebut bisa digunakan untuk smartphone Android lain.

Sebenernya cukup menarik juga teknologi Wireless Charging ini. Tapi lagi-lagi ada beberapa kekurangan bagi beberapa orang.

Misalnya ketika melakukan pengisian ulang memakai alat ini, smartphone harus diletakkan di atas Wireless Charging nya. Artinya kalau mau dibawa sambil ditenteng kemana-mana kurang nyaman, tidak senyaman pakai powerbank.

Terus harganya masih cukup mahal. Tapi buat yang niat beli nggak masalah.

Nah, yang perlu diketahui lagi adalah harus ada arus listrik. Ini yang belum saya sampaikan di atas. Jadi, di dalam Wireless Charging ini ada yang belum memiliki baterai penyimpanan daya. Sehingga kalau mau pakai, ya harus dihubungkan ke sumber listrik. Bisa langsung lewat stopkontak, atau port usb laptop atau powerbank. Tapi kalau lewat powerbank malah lucu ya 😀 Lagi pula malah tambah ribet.

Jadi, ya itu terserah Anda. Teknologi terkini sudah ada, tinggal kitanya saja bagaimana bisa memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.

Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan lupa komen kalian.

(refensi: http://forum.winpoin.com/threads/bagaimana-cara-wireless-charging-bekerja-dan-bagaimana-itu-digunakan-hari-ini.30/)

Baca juga:

WhatsApp
Telegram


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *