ASUS ZenBook UX360UA, Kecil Tapi Bandel

Apa yang kalian pikirkan ketika melihat sebuah laptop dengan ukuran yang kecil dan tipis? Pasti mayoritas menganggap laptop tersebut kelas rendahan dan di dalamnya terbenam prosesor yang biasa. Tapi itu semua tidak berlaku untuk ASUS ZenBook UX360UA.

ZenBook UX360UA

Memang dari segi fisik, laptop ini terlihat sangat tipis. Tapi jangan salah, meskipun tipis ASUS ZenBook UX360UA ini telah dibekali prosesor Intel Core i7-6500U dan untuk versi lainnya memakai Intel Core i5-6200U. Dan menariknya prosesor ini bisa di boost hingga kecepatan 3.1 GHz. Meski begitu, seri prosesor ini masuk dalam kategori hemat energi sob. Konsumsi listrik tertinggi hanya 25 W, dan rata-rata hanya sekitar 15 W saja.

Dan hasil benchmark pun tak kalah dengan notebook serupa dari kompetitor.

Benchmark SiSoftware Sandra
Click to zoom / Benchmark SiSoftware Sandra

Hasil Benchmark PCMARK 8 Creative
Hasil Benchmark PCMARK 8 Creative / click to zoom

Performa dari prosesor ini tentunya didukung oleh komponen lain, seperti RAM yang besarnya 8 GB. Ingat, 8 GB ya sob. Apalagi sudah menggunakan penyimpanan berupa SSD sebesar 512 GB. Ini tentu akan menambah akselerasi dan proses booting yang singkat.

Tidak hanya itu, si kecil mungil ini punya banyak kelebihan lain yang membuatnya lebih bandel. Apa saja itu? Yuk simak ulasan saya…

#Bisa Dirubah Menjadi 4 Mode

Kesan pertama melihat laptop ini adalah fisiknya yang bisa dibentuk menjadi 4 mode berbeda. Dari segi kenyamanan ini membuat pengguna tidak merasa jenuh menggunakan laptop ini. Lalu apa saja saja  4 mode itu :

Mode Notebook

Mode Notebook


Ini mode standart yang baik digunakan ketika ingin mengetik atau kegiatan komputasi pada umumnya. Ukurannya yang kecil dan ringan membuat notebook ini nyaman digunakan. Desain keyboard yang ergonomis dan kedalaman tombol hanya 1,5 mm membuat notebook ini tetap nyaman untuk mengetik meskipun ukurannya sedikit lebih kecil.

Mode Tablet

Mode Tablet


Bosen dengan mode notebook? Nggak usah khawatir, karena cukup memutarnya layar ke belakang maka bisa dijadikan tablet. Tenang, layar ZenBook UX360UA ini sudah touchscreen kok. Layarnya ini sangat sensitive tapi akurat. Dan bisa multi-touch hingga 10 jari. Owh ya, ketika menjadikannya dalam mode tablet, maka secara otomatis keyboard dan touchpad akan dinonaktifkan. Jadi nggak mengganggu ketika digunakan beraktivitas dalam mode tablet.

Mode Tent

Mode Tent


Lalu jika ingin menggunakannya untuk kebutuhan multimedia seperti menonton video, atau sekedar browsing, bisa menggunakan mode tent. Selain itu mode ini juga bisa dimanfaatkan jika ternyata kalian keterbatasan ruang untuk mengoperasikan notebook ini.

Mode Display

Mode Display


Saya rekomendasikan notebook ini untuk kalian yang merupakan profesional atau yang kesehariannya membutuhkan komputasi yang praktis tapi handal. Sebagai contoh saja notebook ini bisa dirubah menjadi mode display yang bisa difungsikan untuk presentasi ringan. Mengingat layar ZenBook UX360UA ini 13.3 inci sehingga cukup untuk menampilkan presentasi di depan klien.

Itulah 4 mode yang bisa digunakan. Mengapa bisa seperti itu? Hal ini tak lepas dari desain engsel ZenBook UX360UA ini. Desain engsel yang diberinama “Jewel Hinge” ini mampu diputar 360 derajat dengan aman. Karena dirancang dengan multi-gear metal yang presisi.

Bahkan ASUS pun pernah melakukan pengujian terhadap engselnya ini yakni dengan melakukan buka tutup selama 20.000 kali, hasilnya tetap aman. Tak heran jika di ajang Computex 2016 kemarin notebook ini mendapatkan penghargaan “Best Choice Golden Award“.

#Daya Tahan Baterai Lama

Tadi saya sudah singgung sedikit kalau notebook ini layak untuk para profesional dan pengguna yang punya mobilitas tinggi. Karena selain faktor bentuk tadi, notebook ini juga sudah dirancang dari segi daya yang lebih hemat. Baterainya menggunakan jenis Lithium-Polymer dengan daya tampung hingga 57 Whrs.

Baterai ini menggunakan 3 cell unit.

Dari hasil test menggunakan BMark, diperkirakan baterai ini mampu digunakan selama 10 jam dengan asumsi digunakan untuk kebutuhan normal. Normal itu meliputi browsing, office, menonton video, musik dan game ringan.

Sedangkan jika digunakan untuk kebutuhan yang berat, seperti rendering, game berat dalam waktu yang lama, daya tahan baterai mampu bertahan kurang lebih selama 5 jam.

Berikut ini hasil pengujiannya menggunakan BMark.

Test BMark

#Konektivitas Komplit

Meski notebook ini tipis, tapi masalah konektivitas bisa dikatakan komplit. Beberapa port penting yang saat ini dibutuhkan pun ada di notebook ini.

Di sisi kanan terdapat port USB 3.0, HDMI, USB 3.1 Type C, Audio jack, dan slot card reader untuk SD card. Sedangkan di sisi kiri ada USB 3.01 Type A dan lubang pembuangan (exhaust), tombol volume dan power.

Perlu kalian ketahui, USB Type C ini mampu melakukan transfer data hingga 10 Gbps (40X USB 2.0). Pastinya ketika melakukan transfer data yang besar akan semakin cepat apalagi ZenBook UX360UA ini menggunakan SSD.

#Layar Berkualitas

Layar Berkualitas

Dari segi layar pun telah memiliki kualitas yang mumpuni. Resolusi layar Quad HD 3200 x 1800 piksel dengan teknologi IPS bakal meningkatkan ketajam dan kedetailnya grafis. Apalagi panel layarnya punya 5,76 juta piksel warna, pasti akan sangat tajam tampilannya. Bahkan kabarnya ini lebih besar 40% dibanding panel milik Apple Macbook 13 inci.

Jika saat ini sedang hits nya video 4K, ZenBook UX360UA ini bisa memutar video format 4K dengan kualitas yang tidak mengurangi esensi video 4K.

#Dengan SSD (Solid State Drive)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa notebook ini menggunakan penyimpanan jenis SSD (Solid State Drive) berkapasitas 512GB SATA3 M.2 SSD.

SSD ini punya kelebihan dalam hal kecepatan Read/Write-nya dibanding dengan HDD. Dan hal pertama yang akan kalian rasakan ketika menggunakan SSD adalah proses booting yang begitu singkat.

Untuk memperjelas, berikut ini hasil test proses Read/Write SSD yang digunakan di Asus ZenBook UX360UA.

test proses Read/Write SSD

#Kualitas Suara Yang Jernih

Memang, untuk urusan audio diperangkat notebook ASUS memang jago, baik dari kualitas komponen yang digunakan maupun penempatan speakernya.

Di ZenBook UX360UA ini audionya besutan dari Harman/Kardon. Hasil kualitas audio memang tidak terlalu keras, tapi dari segi kenyaringan suara, kualitasnya bisa diadu.

Speaker ZenBook

Hal ini dikarenakan selain kualitas dari audionya sendiri, juga didukung oleh penempatan dua speaker yang letaknya dibagian bawah sisi depan. Meskipun di bawah tapi ini justru akan menghasilkan suara yang lebih nyaring karena adanya pantulan suara secara langsung ke pengguna.

Jika pengguna ingin mengkostumisasi audio pun bisa, ASUS telah menyematkan fitur AudioWizard di ZenBook UX360UA ini. Dimana suara bisa disesuaikan apakah ingin menggunakan mode musik, video, game atau ingin kostumisasi sendiri.

#Desain Penuh Perhitungan

Kenapa saya katakan penuh perhitungan? Karena ASUS sangat memperhatikan detail dari setiap sudut notebook ini. Misalnya saja pada bagian depan bawah dimana memiliki desain yang agak melengkung kurang lebih 15 derajat. Kenapa kok harus melengkung? Karena agar memudahkan pengguna dalam membuka notebook ini.

tipis

Secara notebook ini sangat ringan, sehingga jika bagian bawah datang pasti ketika akan membuka notebook ini seluruh body akan ikut terangkat. Inilah salah satu contohnya.

Contoh lainnya juga terdapat di bagian engselnya. Dimana engselnya memiliki ukuran yang lebih lebar yakni 29,2 mm. Menurut saya ini sangat bagus, karena notebook ini berjenis flip yang bisa diputar 360 derajat, sehingga membutuhkan engsel yang lebih kuat.

#Teknologi Visual Grafis

ASUS sangat care dengan kesehatan pengguna khususnya dari segi penglihatan. Maka dari itu di ZenBook UX360UA ini juga sudah tersedia berbagai fitur untuk mengoptimalkan visual yang ada.

Asus Splendid Technology
Mungkin setiap pengguna memiliki kualitas penglihatan yang berbeda-beda. Ada yang suka melihat layar dengan kondisi yang terang, ada yang agak redup atau yang sedikit kekuning-kuningan.

Nah semua itu bisa diatasi dengan adanya Asus Splendid Technology. Software ini sudah include di dalam ZenBook UX360UA dimana pengguna bisa memilih mode visual yang dikehendakinya, seperti Normal Mode, Eye Care (untuk tampilan yang ramah mata), Vivid Mode dan Manual Mode.

Asus Splendid Technology

TruVivid
Selain ASUS Splendid juga ada TruVivid. Apalagi ini? TruVivid adalah teknologi yang dapat memberikan kesempurnaan dari segi kejernihan, kecerahan dan responsifitas layar.

Tru2Life
Dari video pun juga akan dimaksimal dengan adanya ASUS Tru2Life Video. Jika biasanya fitur Tru2Life hanya bisa ditemui di smart tv, kali ini ASUS menghadirkannya di perangkat notebook yang satu ini. Secara sistem, fitur ini akan meningkatkan nilai kontras yang bakal membuat kualitas video menjadi lebih nyata dan tajam.

Itulah beberapa kelebihan yang ada di notebook kecil mungil ASUS ZenBook UX360UA. Apabila ingin melihat spesifikasi lengkapnya, berikut detailnya :

#Spesifikasi ZenBook UX360UA

Spesifikasi ZenBook UX360UA
ZenBook

Jadi kesimpulannya adalah ASUS ZenBook UX360UA ini bukanlah notebook biasa. Meskipun ukurannya kecil, tapi dari segi performa sangat bisa diandalkan. Terutama dukungan prosesor Intel Core i7 generasi ke-6. Dan jika melihat fungsinya, notebook ini sangat cocok digunakan untuk para profesional yang menginginkan perangkat yang simple, ringan, tapi tetap memiliki keunggulan performanya.

sumber gambar : Dokumen pribadi & ASUS

Baca juga:



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *