#Blogging for Human

Senin, 22 Februari 2016

Tips Sebelum Membeli Baterai Rechargeable

Memiliki barang-barang elektronik secara tidak langsung membuat Anda menjadi boros. Ya, karena peralatan elektronik tentunya membutuhkan energi listrik agar bisa dioperasikan. Selain menggunakan daya listrik di rumah, juga ada yang menggunakan baterai sebagai sumber listriknya.

Nah, menggunakan baterai itu pun juga bikin boros. Karena baterai memiliki umur atau daya penyimpanan yang terbatas, sehingga Anda harus membeli baterai baru agar peralatan elektronik bisa digunakan.

Tapi supaya Anda bisa lebih hemat, saya sarankan Anda menggunakan Baterai Rechargeable.

Baterai Rechargeable

Apa itu Baterai Rechargeable? Baterai ini secara fisik sama seperti baterai umumnya. Namun, sesuai dengan namanya baterai ini bisa diisi ulang ketika sudah habis. Jadi, cukup membeli baterai satu kali dan bisa digunakan selamanya. Kalau habis tinggal di isi ulang.

Mungkin yang sering boros itu ketika menggunakan baterai jenis AA/AAA. Biasanya digunakan untuk peralatan elektronik mini, seperti radio, senter, remote tv, jam dinding, kamera pocket, dan lain-lain.

Supaya lebih praktis dan ekonomis, lebih baik menggunakan baterai rechargeable saja.

Lalu bagaimana cara membeli baterai rechargeable? Berikut ini saya berikan beberapa tips sebelum Anda membeli baterai ini.

#1 Ketahui Dulu Jenis Baterainya

Pastikan Anda memiliki peralatan elektronik yang sering dipakai dan dirasa boros baterai. Setelah itu, ketahui jenis baterai yang digunakannya. Jenis baterai itu bermacam-macam, ada jenis AA, AAA, C, D, 9V, atau mungkin Li-Ion.

#2 Jangan Hanya Cari Murah, Tapi Perhatikan Kualitasnya

Siapa sih yang nggak suka dapat barang yang murah dengan kualitas bagus? Tapi itu semua hanya mimpi. Karena kenyataannya, barang yang kualitasnya bagus pasti memiliki harga yang mahal.

Nah, dalam memiliki baterai rechargeable juga perlu memperhatikan kualitasnya. Jangan asal beli yang harganya murah. Karena banyak baterai rechargeable yang katanya harga murah tapi berkualitas, pada akhirnya tidak bisa bertahan lama. Ketika diisi ulang tidak kembali ke performa awal atau kapasitas tidak optimal.

Untuk itu paling tidak beli yang memang berkualitas dan itu ditandai dengan harga yang mahal. Misalnya saja baterai untuk kamera digital, butuh baterai rechargeable yang berkualitas dengan harga sekitar Rp 50.000 per pasang.

#3 Lihatlah Bahan Kimia (IEC) Yang Terkandung Didalamnya

Lihatlah komposisi baterai rechargeable yang akan Anda beli didalamnya terdapat bahan kimia (IEC) apa. Karena IEC yang ada mempengaruhi kapasitasnya. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tabel di bawah ini.

Bahan Baterai


Nama umum
Nama IEC
(menurut bahan kimia-nya)
Kapasitas yg umum (mAh)
Dimensi-mm
(Diameter x Tinggi)
AAA
R03 (Zinc-carbon)
LR03 (Alkaline)
HR03 (Ni-MH)
KR03 (Ni-Cd)
ZR03 (Ni-OOH)
FR03 (Li-FeS2)
540
1200
800 - 1000
-
-
-
10,5 x 44,5
AA
R6 (Zinc-carbon)
LR6 (Alkaline)
FR6 (Li-FeS2)
HR6 (Ni-MH)
KR6 (Ni-Cd)
ZR6 (Ni-OOH)
1100
2700
3000
1700 - 2900
600 - 1000
-
14,5 x 50,5
C
R14 (Zinc-carbon)
LR14 (Alkaline)
HR14 (Ni-MH)
KR14 (Ni-Cd)
ZR14 (Ni-OOH)
3800
8000
4500 - 6000
-
-
26,5 x 50
D
R20 (Zinc-carbon)
LR20 (Alkaline)
HR14 (Ni-MH)
KR14 (Ni-Cd)
ZR14 (Ni-OOH)
8000
12000
2200 - 12000
-
-
34,2 x 61,5
9V
6F22 (Zinc-carbon)
6LR61 (Alkaline)
6KR61 (Ni-Cd)
6HR61 (Ni-MH)
400
565
120
175 - 300
Panjang = 26,5
Lebar = 17,5
Tinggi = 48,5

#4 Pilih Charger Yang Sesuai

Sekarang ini ada charger yang All In One. Artinya, dalam satu charger baterai bisa digunakan untuk semua jenis baterai. Tapi lagi-lagi pastikan memilih charger yang berkualitas. Coba cari yang memiliki fitur auto cut. Dimana nanti ketika baterai sudah full charge, maka fitur auto cut secara otomatis memutus arus masuk, sehingga tidak terjadi over charge.

charger digital

Apalagi jika sedang melakukan pengisian ulang pada baterai rechargeable jenis Li-Ion. Baterai jenis ini perlu penanganan yang ekstra, karena tidak boleh over charge. Kalau sampai over charge terus bisa menghasilkan gas berlebih dan itu bisa membuat baterai meledak.

Jadi itu berapa yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli baterai rechargeable.


loading...
Tips Sebelum Membeli Baterai Rechargeable 4.5 5 S Adi Firmansyah Senin, 22 Februari 2016 Apa itu Baterai Rechargeable? Baterai ini secara fisik sama seperti baterai umumnya. Namun, sesuai dengan namanya baterai ini bisa diisi ulang ketika sudah habis. Memiliki barang-barang elektronik secara tidak langsung membuat Anda menjadi boros. Ya, karena peral...
Senin, 22 Februari 2016Senin, Februari 22, 2016

Tips Sebelum Membeli Baterai Rechargeable

Apa itu Baterai Rechargeable? Baterai ini secara fisik sama seperti baterai umumnya. Namun, sesuai dengan namanya baterai ini bisa diisi ulang ketika sudah habis. 4.5 out of 5 based on 24 ratings. 5 user reviews:

Bagi yang kesulitan untuk mengirim komentar di blog ini, silahkan baca ini Cara Mengirim Komentar Melalui Disqus Comment System

0 komentar pengunjung:

Poskan Komentar

*Centang "Beri Tahu Saya" untuk mendapatkan notifikasi di email kamu kalau Komentar kamu sudah mendapat balasan dari ku.

*Jika tidak memiliki akun Google, silahkan pilih Name/URL, jangan Anonymous. Komentar dengan Anonymous tidak akan ditampilkan.


*Komentar tidak langsung muncul, karena akan saya moderasi terlebih dahulu.

*Segala bentuk komentar SPAM/Iklan tidak akan ditayangkan.

*Komentarlah sesuai dengan topik artikel di atas (Bisa Kritik/Saran/Kesan/Pertanyaan)

*KOMENTAR MODEL (Like, Nice Article, Thanks infonya, dll) yang hanya bertujuan untuk mendapatkan BACKLINK, tidak akan di APPROVE. Jika ingin mendapatkan BACKLINK dari blog ini silahkan hubungi saya untuk kerjasama SPONSORED POST.